Jumat, 17 Juli 2020

Secuil Tips Belajar Selama Pandemi


            Hai gais, balik lagi nih, blog kali ini saya akan berbagi tips belajar selama pandemi.


            Selama pandemi ini sistem belajar disiasati dengan sistem belajar online (online learning) atau SFH alias school from home. Sistem belajar ini memang membosankan tapi dari pada dipaksakan untuk belajar di sekolah yang ujung-ujungnya malah meningkatkan angka penyebaran virus Covid-19.


            Oke langsung saja ya ke tips-tips belajar selama pandemi :

1. Buat jadwal harian kalian selama di rumah, dengan adanya jadwal tersebut bisa membuat kamu lebih fokus dalam belajar.
2. Cari tahu metode belajar yang cocok untuk kamu, hal ini memudahkan kamu dalam memahami materi karena metode belajar setiap orang itu berbeda.
3. Banyak minum air putih, hal ini dapat membantu kamu agar lebih berkonsetrasi dalam belajar. Dengan konsentrasi ya bagus masa materi yang kamu pelajari akan lebih mudah dimengerti.
4. Istirahat yang cukup, biasanya saat belajar kita kan lebih mudah mengantuk, dengan tidur yang cukup itu bisa membantu agar kamu tidak cepat mengantuk. Waktu terbaik untuk tidur adalah jam 10 keatas, jadi jangan sering sering begadang ya agar tidak mengantuk saat belajar.
5. Belajar diwaktu efektif. Sebenarnya kapan waktu terbaik otak untuk belajar?

·         Otak bisa fokus biasanya saat pagi hari karena masih dalam keadaan segar, yaitu jam 9 –11 pagi.

·         Otak akan lebih mudah berkonsentrasi untuk mengerjakan tugas berat dan belajar pada Jam 11 – 2 siang.

·         Setelah belajar otak dapat beristirahat penuh dengan tidur semalaman. Oleh karenanya waktu terbaik otak untuk belajar adalah jam 6 –8 malam.

6. Jangan lupa untuk berolahraga. Kalian bisa berolahraga ringan saat sedang istirahat, hal ini membantu kamu agar tidak mengantuk.


Oke, sekian tips belajar selama pandemi yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat.



Tuntutlah ilmu sampai kenegeri china, siapa tau bisa ketemu Hendery WayV.

nct wayv hendery lq | Nct, Yuta

-Hwaitingggggg-




Kamis, 16 Juli 2020

Impian di Dunia yang Berbeda?


            Hai gais, dapet tugas lagi nih buat nulis blog. Katanya sih tentang “Membangun Impian dan Cita-cita Menuju Masa Depan di Dalam Dunia yang Berbeda”. Tenang gais maksudnya “Dunia yang Berbeda” itu bukan dunia astral ya, maksudnya dunia yang sudah berubah karena ada pandemi Covid-19 belakangan ini. Bingung sih harus mulai dari mana karena dulu saya pikir impian dan cita-cita itu hanya sebatas profesi seperti mau jadi dokter, pramugari, tour guide, bahkan saya pernah punya cita-cita mau jadi pawang hewan buas seperti singa dan harimau. Padahal impian dan cita-cita itu konteks yang sangat luas. 

            Sebenarnya dengan adanya pandemi ini tidak banyak merubah cara saya dalam membangun impian, karena sebenarnya saya tidak punya cara khusus seperti kebanyakan orang. Saya tipe orang yang mengikuti alur saja, karena bagi saya lebih baik jika saya bisa beradaptasi dengan berbagai keadaan dan tantangan. Kalau ditanya “sekarang kamu punya impian atau cita-cita tidak?”, pastinya punya dan pasti ingin juga terwujud tapi saya bukan juga tipe orang yang terfokus pada satu hal yang saya inginkan. Bukan berarti saya pasrah, saya juga tetap berusaha tapi saya yakin Sang Pencipta pasti sudah menyiapkan yang terbaik. Selalu ada hikmah dibalik sesuatu kan? Termasuk keberhasilan, kegagalan, dan juga pandemi saat ini contohnya. 

            Untuk saat ini impian saya adalah bisa membanggakan kedua orang tua saya. Kalau untuk pekerjaan impian saya, menurut saya apapun pekerjaan itu selagi itu baik dan juga bila saya ikhlas dan senang mengerjakannya menurut saya itu bukan masalah. Untuk sekarang usaha yang saya lakukan untuk menggapai impian saya hanya belajar seperti pelajar kebanyakan, belum ada langkah besar yang saya ambil untuk menggapai impian saya karena jujur saya pun bingung, seperti yang saya katakan tadi saya lebih melilih untuk mengikuti alurnya saja, mungkin kedepannya saya akan menemukan langkah yang tepat.

            Membangun Impian dan Cita-cita Menuju Masa Depan di Dalam Dunia yang Berbeda, yang ada dipikiran saya saat membaca kalimat tersebut hanya terus berusaha, berdoa, dan jangan lupa beserah diri. Karena dengan adanya perubahan ini bukan berarti itu batasan untuk kita menggapai impian. Namun perlu diingat, Jika kita gagal padahal kita sudah melakukan semua yang kita bisa, kita hanya perlu percaya bahwa Sang pencipta telah menyiapkan jalan lain yang lebih indah untuk kita, dan jadikan kegagalan itu sebagai pelajaran untuk kedepannya. Ikuti saja alurnya, jangan lupa bersyukur, dan tetap berpikir positif.

Kebahagiaan itu tergantung dirimu sendiri. kalau kebahagiaan aku sih kamu, aww malu banget 

-hwaitingggggggg-




Rabu, 15 Juli 2020

Perkembangan Penyebaran Virus Covid-19


Assalamulaikum Wr. Wb,
Halo semua, ini adalah blog pertama saya, semoga isi blog saya ini bisa bermanfaat.

Penyebaran virus covid hingga saat ini belum juga berhenti, Menurut sumber KOMPAS.COM Indonesia saat ini berada di posisi ke-26 secara global sebagai negara dengan kasus positif Covid-19 tertinggi. Total kasus di Indonesia mencapai 76.981, dengan adanya penambahan 1.282 kasus baru pada Senin (13/7/2020).
Wilayah-wilayah dengan jumlah kasus tertinggi adalah Jawa Timur (16.877), DKI Jakarta (14.797), dan Sulawesi Selatan (7.097).
Meski temuan kasus positif baru masih cukup tinggi, namun kebanyakan dari kasus-kasus itu adalah kasus yang tidak memmerlukan perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, angka kesembuhan di Indonesia juga terus mengalami peningkatan, di hari yang sama pasien yang dinyatakan bebas dari Covid-19 mencapai 1.051 orang, sehingga akumulasi kasus sembuh mencapai 36.689.

Terlampir dalam sumber CNN Indonesia, berikut merupakan zona merah penyebaran virus Covid-19 Di Indonesia:
- Sumatera Utara : Deli Serdang, Kota Medan
- Sulawesi Utara : Minahasa Utara, Kota Bitung
- Sulawesi Selatan : Bantaeng, Kota Makassar
- Papua : Kota Jayapura
- Nusa Tenggara Barat : Kota Mataram
- Maluku Utara : Kota Ternate
- Kalimantan Tengah : Kotawaringin Barat
- Kalimantan Selatan : Tanah Laut, Kota Banjarbaru, Tapin, Banjar, Balangan, Tabalong, Kota Banjarmasin
- Jawa Timur : Gresik, Kota Mojokerto, Mojokerto, Kota Surabaya, Bojonegoro, Sidoarjo
- Jawa Tengah : Kota Semarang
- Gorontalo : Kota Gorontalo, Bone Bolango
- DKI Jakarta : Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara
- Bali : Karangasem

Dampak yang dapat dirasakan dengan adanya pandemi ini pasti sangat banyak salah satunya dibidang pendidikan, karena adanya pandemi ini sekolah harus menggunakan sistem belajar online untuk mengurangi kemungkinan menyebarnya virus.
Bagi seluruh masyarakat Indonesia diharapkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah diberlakukan, jangan lupa menggunakan masker saat berpergian keluar rumah, rajin mencuci tangan, tetap menjaga jarak dan hindari kerumunan.
Jangan lupa pula untuk berdoa agar kita semua senantiasa ada dalam lindungan Yang Maha Kuasa